agama islam inisiasi 8

DISKUSI 8 PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (MKDU4221)

1) Al-quran mengajarkan bahwa setiap muslim harus menjalin persaudaraan, kepada pihak siapa saja persaudaraan tersebut harus dijalin? Jelaskan pendapat saudara!
Al-Quran menegaskan dalam surat Al-Hujaraat ayat 10 bahwa sesama mukmin adalah bersaudara, ayat tersebut artinya, “Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat.” Persaudaraan yang diperintahkan Al-Quran tidak hanya tertuju kepada sesama muslim, namun juga kepada warga masyarakat yang non-muslim. Salah satu alasan yang dijelaskan Al-Quran adalah bahwa manusia itu satu sama lain bersaudara karena mereka berasal dari sumber yang satu seperti yang ditegaskan dalam surat Al-Hujaraat ayat 13 yang artinya, “Hai manusia sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengena. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” Bentuk persaudaraan yang dianjurkan oleh Al-quran tidak hanya persaudaraan satu aqidah namun juga dengan warga masyarakat lain yang berbeda aqidah. Hal ini berarti bahwa persaudaraan harus kita jalin kepada seluruh umat manusia. Namun, ada rambu-rambu yang harus diperhatikan ketika menjalin persaudaraan dengan warga masyarakat non-muslim.
2) Al-quran mengatur etika persaudaraan dengan sesama muslim, jelaskan dan sertakan dalil ayat Al-qurannya!
a. Bahwa mereka tidak boleh saling melecehkan dan menghina karena boleh jadi yang dilecehkan itu lebih baik dari yang melecehkan. Seperti yang ditegaskan dalam surat Al-Hujaraat ayat 11 yang artinya, “Hai orang-orang yang beriman, janganlah suatu kaum mengolok-olokkan kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka,….”
b. Sesama orang yang beriman tidak boleh saling berprasangka buruk dan meng-ghibah. Seperti yang ditegaskan dalam surat Al-Hujaraat ayat 12 yang artinya, “Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang laindan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati, Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang.”
c. Saling menolong
Dalam ayat lainnya dijelaskan bahwa orang-orang yang berhijrah (Al-Muhajirun) serta berjihad dengan harta dan jiwa mereka di jalan Allah, dan orang-orang yang memberikan tempat kediaman dan pertolongan (kaum Anshar), mereka itu satu sama lain saling melindungi, QS. Al-Anfaal/8: 72.
Jika ada anggota masyarakat yang lengah atau menyimpang, maka keseimbangan akan kacau dan disiplin akan rusak, karena seluruh anggota masyarakat harus bersatu padu jangan bercerai cerai. Untuk itulah dibutuhkan sikap saling membantu dan saling menolong khususnya di antara sesama masyarakat muslim. Saling menolong dalam persaudaraan dan kerukunan harus menjadi sifat seorang mukmin dalam hidup bermasyarakat.
d. Menegakkan perdamaian
Untuk itulah apabila ada di antara sesama mukmin yang berselisih maka anggota masyarakat lainnya harus berusaha untuk mendamaikan mereka. Hal ini secara tegas dijelaskan Al-Quran dalam surat Al-Hujaraat ayat 9 yang artinya, “Dan jika ada dua golongan dari orang-orang mukmin berperang maka damaikanlah antara keduanya. Jika salah satu dari kedua golongan itu berbuat aniaya terhadap golongan yang lain maka perangilah golongan yang berbuat aniaya itu sehingga golongan itu kembali kepada perintah Allah; jika golongan itu telah kembali (kepada perintah Allah), maka damaikanlah antara keduanya dengan adil, dan berlaku adillah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.”
3) Dengan non-muslim Al-quran juga memberi perhatian, dan kepada mereka juga tetap harus bersaudara, namun demikian ada rambu-rambu yang harus diperhatikan, jelaskan rambu-rambu tersebut!
Terhadap warga masyarakat yang non-muslim, persaudaraan harus juga dibina. Persaudaraan dan kerja sama tersebut tentu saja bukan dalam hal aqidah, karena kalau dalam bidang aqidah sudah jelas berbeda maka tidak mungkin ada titik temu. Toleransi tersebut sebatas menyangkut hubungan antar sesama dan hal-hal yang berkaitan dengan kemanusiaan. Maka dalam menjalin toleransi tersebut ada etika yang harus dipatuhi yaitu tidak boleh menghina keyakinan agama lain serta tidak boleh mencampur adukkan aqidah masing-masing.
Rambu-rambuDiskusi
1) Untuk dapat menjawab dengan baik soal latihan nomor 1 ini anda harus memahami penjelasan tentang persaudaraan yang diajarkan oleh Al-quran sebagaimana dipaparkan pada bagian awal Kegiatan Belajar 2 ini. Bahwa persaudaraan yang diajarkan oleh Al-quran bukan hanya kepada sesama muslim, melainkan juga kepada non muslim.
2) Pada soal nomor 2 ini yang diminta adalah penjelasan tentang beberapa etika yang diajarkan oleh Al-quran menyangkut persaudaraan dengan sesama muslim. Maka yang pertama dilakukan adalah memahami dengan baik poin-poin yang terdapat di dalam Kegiatan Belajar 2 di mana dipaparkan tentang beberapa etika persaudaraan dengan sesama muslim. Cara terbaik untuk memahaminya adalah anda harus dengan sungguh-sungguh memperhatikan dalil ayat-ayat Al-quran maupun hadits Nabi SAW jika ada.
3) Setelah anda memahami dengan baik beberapa etika bersaudara dengan sesama muslim, maka tidak terlalu sulit untuk menjelaskan tentang rambu-rambu persaudaraan dengan non-muslim. Yang harus anda lakukan hanyalah menjelaskan tentang bagaimana bentuk konkretnya toleransi tersebut, dan apa batasannya. Dan itu semua secara rinci telah dijelaskan di bagian akhir Kegiatan Belajar 2 modul ini.
Sumber soal: elearning.ut.ac.id
Referensi jawaban: Ali Nurdin, dkk. (2013). Pendidikan Agama Islam. Tangerang Selatan: Universitas Terbuka.
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s