diskusi 4 pkn smstr 1

 

Diskusi 4

Wacana Diskusi 4:

“Jokowi: Bangsa Besar Tidak Cukup Dibangun Empat Partai”

Peluang bergabungnya Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Amanat Nasional (PAN) ke kubu Joko Widodo-Jusuf Kalla semakin besar. Presiden terpilih Joko Widodo atau Jokowi, berharap dengan bergabungnya PPP dan PAN, maka dukungan kepada pemerintah di parlemen kian kuat. “Sejak awal sudah disampaikan, Kami terbuka, karena ini masalahnya membangun negara. Bangsa besar seperti ini tidak hanya bisa dibangun oleh empat partai saja,” kata Jokowi di rumah dinas Gubernur DKI Jakarta, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu, 20 September 2014. Kubu Jokowi-Kalla didukung empat partai, yakni Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), dan Partai Nasional Demokrat (NAsDem). Dukungan suara keempat partai tersebut di parlemen masih kalah dengan Koalisi Merah-Putih yang ditopang lima partai. Jokowi mengatakan peluang bergabungnya PPP dan PAN baru 80 persen. Kepastian tersebut juga ditentukan seminggu ke depan. Jokowi meyakini keduanya masuk ke dalam koalisi Indonesia Hebat. “Koalisi permanen itu enggak ada dalam politik. Harus ngomong realitas politik,” ujar mantan Wali Kota Solo, Jawa Tengah, itu. Indikasi merapatnya PPP dan PAN ke kubu Jokowi-JK terlihat dari kedatangan petinggi PPP dan PAN di acara rapat kerja nasional PDIP di Semarang, Jawa Tengah. PPP diwakili Pelaksana TugasSementara Ketua Umum Emron Pangkapi. Sementara dari PAN yang hadir adalah Wakil Ketua Umum Drajad Wibowo dan Ketua Fraksi Tjatur Sapto Edy.(diunduhhttp://www.tempo.co /read/news/2014/09/20/ 078608455/ Jokowi-Bangsa-Besar-Tidak-Cukup-Dibangun-Empat-Partai)

Diskuiskan:

  1. Apakah unsur parpol saja dapat mendukung sinerginya ketahanan nasional?
  2. Apakah kondisi ketahanan nasional NKRI saat ini sudah berada dalam kondisi prima, jika dianalisis dari ukuran strength, weakness, opportunity dan threat (SWOT)?
  3. Apa rekomendasi Bapak/Ibu agar ketahanan nasional NKRI semakin sinergi dan kuat?

4 Ketahanan nasional di bidang budaya mulai rapuh, bagaimanakah menurut pendapat anda supaya ketahanan nasional budaya kita bisa kuat

Selamat berdiskusi!

me:

1.unsur parpol saja tidak dapat mendukung sinerginya ketahanan nasional,karena konsep dasar ketahanan nasional dalam dinamika kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara meliputi atau melalui delapan aspek yaitu:

-TRI GATRA  (gatra alamiah) terdiri dari gatra geografi,gatra kekayaan alam,dan gatra kependudukan.

-PANCA GATRA (gatra sosial)terdiri gatra ideologi,gatra politik,gatra ekonomi,gatra sosial budaya,gatra pertuhanan dan keamanan.yang kesemuanya harus berjalan sinergis dan berkesinmabungan.

2.jika dianalisis dari ukuran strength,weakness,opportunity dan threat (SWOT)kondisi ketahanan NKRI belum berada pada kondisi prima,SWOT adalah metode perencanaan setrategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan/strength,kelemahan/weakness,peluang/opportunity,dan ancaman/threat.ketahanan nasional sendiri pada hakikatnya adalah kemampuan dan ketangguhan suatu bangsa untuk menjamin kelangsungan hidupnya menuju kejayaan bangsa dan negara.dan pada era globalisasi saat ini,justru ketahanan nasional semakin lama semakin melemah disebabkan oleh banyak faktor.masuknya ideologi trans nasional maraknya libralisme,ketergantungan dalam teknologi serbuan informasi dan multimedia serta kejahatan nasional.

3.rekomendasi saya supaya ketahanan nasional semakin sinergi dan kuat adalah supaya masing-masing individu dalam bertindak,berbicara dan bertingkah laku dalam kehidupan sebagai individual bermasyatakat berbangsa dan bernegara selalu berlandaskan pancasila,UUD 1945, dan wawasan nusantara.selalu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

4.supaya ketahanan nasional budaya kita bisa kuat harus adanya

-pembekalan mental spiritual dikalangan masyarakat agar dapat menangkal pengaruh-pengaruh budaya asing yang tidak sesuai dengan norma-norma kehidupan bangsa indonesia.

-upaya peningkatan perasaan cinta tanah air (patriotisme) melalui pemahaman dan penghayatan (bukan sekedar penghafalan nilai-nilai kebudayaan bangsa.

-pengawasan yang ketat terhadap eksploitasi sumber daya alam nasional termasuk kekayaan budaya nasional indonesia

-meningkatkan peran pemerintah dalam melindungi kebudayaan nusantara dengan cara membuat perlindungan hukum terhadap hasil-hasil  kebudayaan indonesia dengan mendaftarkan hak paten untuk setiap hasil budaya nusantara agar tidak diklaim oleh bangsa lain.

-kegiatan-kegiatan lain yang bersifat kecintaan terhadap tanah air serta menanamkan semangat juang untuk membela negara,bangsa dan tanah air serta mempertahankan pancasila sebagai ideologi negara dan UUD 1945 sebagai landasan berbangsa dan bernegara.

-memberi apresiasi kepada masyarakat yang berusaha mengembangkan kebudayaan asli masyarakatnya.

pendapat org lain:

1. Apakah unsur parpol saja dapat mendukung sinerginya ketahanan nasional?

– Tentu saja tidak, karena parpol bukan satu- satunya unsur yang ada. Pengertian ketahanan nasional sendiri ialah kemampuan dan ketangguhan suatu bangsa untuk mengembangkan kekuatan nasional dalam menjamin kelangsungan hidupnya, menuju kejayaan bangsa dan negara sehingga bisa terhindar dari ancaman yang dapat membahayakan kelangsungan hidup bangsa dan negara baik yang datang dari dalam maupun dari luar baik secara langsung maupun tidak langsung. Jika dilihat dari pengertiannya saja disitu kita bisa melihat bahwa bisa dipastikan banyak unsur pendukung lain yang berperan. Pengelompokkan bidang kehidupan bangsa indonesia dibuat dalam 8 kelompok model bidang kehidupan. Kedelapan unsur pendukung bidang kehidupan tersebut dibagi menjadi 2, yaitu trigatra/ kelompok alamiah yang terdiri dari unsur geografi, kekayaan alam, dan demografi (kependudukan) dan pancagatra/ kelompok sosial yang meliputi unsur ideologi, politik, ekonomi, sosial- budaya, dan hankam. Kedelapan unsur tersebut saling berhubungan, sehingga jika salah satu unsur tidak ada maka sinergi tannas yang dihasilkan tidak maksimal.

 

2. Apakah kondisi ketahanan nasional NKRI saat ini sudah berada dalam kondisi prima, jika dianalisis dari ukuran strenght, weakness, opportunity dan threat (SWOT)?

– Menurut saya ketahanan nasional NKRI saat ini belum berada dalam kondisi prima, karena masih banyaknya unsur- unsur yang harusnya ada tetapi tidak dilakukan secara maksimal oleh bangsa Indonesia, sehingga ketahanan nasional NKRI masih sangat jauh dibandingkan ketahanan nasional negara- negara lain.

 

3. Apa rekomendasi Bapak/Ibu agar ketahanan nasional NKRI semakin sinergi dan kuat?

– Tentunya aspek- aspek atau unsur- unsur yang memang terkait harus dilaksanakan secara maksimal, dan juga ketahanan nasional ini tidak akan berjalan dengan baik jika hanya beberapa pihak saja yang berjuang dan sadar akan keharusan kita sebagai bagian dari NKRI untuk selalu menjaga dan mengembangkan kekuatan nasional kita bersama dalam menjamin kelangsungan hidup kita yang berbangsa dan bernegara, sehingga bisa menciptakan ketahanan nasional NKRI yang semakin bersinergi dan kuat.

 

4. Ketahanan nasional dibidang budaya mulai rapuh, bagaimana menurut pendapat anda agar ketahanan nasional budaya kita bisa kuat!

– Kebudayaan merupakan hasil interaksi dari budaya- budaya suku bangsa atau budaya asing yang kemudian diterima sebagai nilai bersama seluruh bangsa. Kebudayaan nasional merupakan identitas dan menjadi kebanggaan negara indonesia. Identitas bangsa indonesia adalah manusia dan masyarakat yang memiliki sifat- sifat dasar, yaitu religius, kekeluargaan, hidup selaras, dan kerakyatan. Kebudayaan nasional NKRI dibidang budaya sudah mulai rapuh karena akibat dari dampak globalisasi yang masuk dan berkembang pesat di negara indonesia. Karena ketidaksiapan rakyat untuk menyesuaikan diri dari banyaknya budaya asing yang masuk sehingga bukannya malah memperkuat tapi justru malah menghilangkan budaya asli bangsa ini. Cara yang paling mudah untuk memperbaiki ketahanan nasional kita dalam bidang budaya adalah dengan menekankan masyarakat akan sifat- sifat dasar juga identitas asli bangsa indonesia.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s